"Dari Kamis (26/9) hingga tadi malam jumlah penghuni panti asuhan yang keracunan terus bertambah," kata Direktur Utama RSUD Buleleng dr Made Wartama di Singaraja.
Menurut dia, sampai saat ini pihaknya masih merawat sembilan pasien yang mengalami demam tinggi disertai muntah-muntah akibat keracunan makanan. "Mereka terus diberi obat penawar," katanya.
Marsini, seorang pengasuh Panti Asuhan Widyana Wiguna, menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi setelah para penghuni panti asuhan yang kebanyakan masih berusia anak-anak mengonsumsi ikan laut. Ikan laut itu lauk yang disajikan oleh sebuah perusahaan katering yang mengirimkan makanan kepada para penghuni panti asuhan yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika Selatan, Singaraja. (M038)
Pewarta: Oleh I Made Tirthayasa: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.