Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Gede Suarsa di Denpasar, Minggu mengatakan pengapalan berbagai jenis matadagangan lewat sejumlah pelabuhan laut di Indonesia sebagian besar tujuan ke Amerika Serikat, menyusul Jepang, Australia, Singapura dan China.
Pasaran Amerika Serikat menyerap 23,70 persen dari total ekspor perdagangan Bali ke luar negeri, menyusul Jepang 13,31 persen, Australia 8,04 persen, Singapura 6,69 persen dan China 3,70 persen.
Gede Suarsa menambahkan, lima komoditas utama matadagangan Bali yang menembus pasaran luar negeri, meliputi produk ikan dan udang sebesar 26,57 persen, menyusul perhiasan/permata 12,43 persen.
Selain itu Bali juga mengekspor produk pakaian jadi bukan rajutan 12,20 persen, produk kayu, barang dari kayu 11,22 persen serta produk perabot dan penerangan rumah 8,56 persen.
Gede Suarsa menambahkan, perkembangan nilai ekspor ke lima negara yang meliputi AS, Jepang, Australia, Singapura dan China dibandingkan dengan kondisi bulan sama tahun sebelumnya menunjukkan penurunan.
Tujuan AS, Singapura dan China masing-masing menurun 0,64 persen, 28,45 persen dan 17,97 persen. Sedangkan ekspor ke dua negara lainnya meliputi Jepang dan Singapura meningkat masing-masing 7,25 persen dan 29,06 persen. (LHS)
Pewarta: Oleh IK Sutika: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.