Denpasar (ANTARA) - Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar Tahun 2026 menjadi ruang edukasi sekaligus wadah konsultasi bagi generasi muda dalam merencanakan masa depan dan kehidupan berkeluarga.
Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya di Denpasar, Rabu, mengatakan ajang ini memiliki peran strategis dalam membekali generasi muda.
Menurutnya, Duta GenRe menjadi sarana edukasi terkait kesehatan reproduksi, perencanaan hidup, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Ia menegaskan pentingnya kesiapan generasi muda saat memasuki fase berumah tangga di tengah dinamika perubahan zaman.
“Generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan sosial,” ujarnya.
Eddy Mulya menambahkan, Duta GenRe juga diharapkan mampu menjadi problem solver bagi berbagai persoalan remaja.
Selain itu, mereka berperan sebagai edukator sekaligus tempat konsultasi bagi teman sebaya.
Sementara itu, Ketua Forum GenRe Denpasar 2026-2028 I Nengah Ari Suputra Bawa mengatakan ajang ini diikuti 85 peserta.
Peserta berasal dari berbagai kalangan dengan pendaftaran yang dibuka secara luas untuk umum.
Setelah seleksi ketat, sebanyak 10 pasang finalis melaju ke babak Grand Final.
Tahapan seleksi meliputi wawancara, motion challenge, tes program kerja, hingga media sosial challenge.
Pada tahap akhir, tiga besar mengikuti sesi deep interview bersama dewan juri.
Ajang ini juga mengangkat isu Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) serta fenomena “fatherless”.
Komang Trisna Darmayanti dan AA Ngurah Agung Krishna Dananjaya terpilih sebagai Duta GenRe Kota Denpasar 2026.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026