Jembrana, Bali (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan kendaraan penumpang akan diprioritaskan menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur untuk mengurai penumpukan pemudik.

"Agar antrean cepat terurai, selain menambah armada kapal yang beroperasi di Selat Bali, kami juga prioritaskan kendaraan penumpang," kata Menteri Perhubungan saat memantau dan melakukan koordinasi lintas sektoral terkait situasi arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Selasa.

Ia menjelaskan kebijakan itu dilakukan mengingat kendaraan jenis tersebut juga mengangkut penumpang yang jumlahnya banyak, serta jumlahnya dominan.

"Untuk kendaraan barang tetap kami layani cuma prioritas kendaraan penumpang dulu baik sepeda motor, mobil pribadi maupun bus," katanya.

Dengan pola tersebut serta penambahan armada kapal, menurut dia, panjang antrian pemudik yang menuju Pelabuhan Gilimanuk dapat diurai.

Sementara itu, terkait penyebab antrean kendaraan yang menuju Pelabuhan Gilimanuk yang sempat mencapai lebih dari 30 kilometer, menurut dia karena masih beroperasinya truk-truk besar khususnya sumbu tiga.

Padahal, kata dia, sudah ada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang membatasi operasional kendaraan barang saat arus mudik.

"Ketidakpatuhan terhadap SKB itu yang menyebabkan antrean panjang di Gilimanuk. Kami minta pengusaha angkutan logistik mematuhi SKB. Jangan mengedepankan ego sektoral karena ada kepentingan yang lebih besar yaitu masyarakat," katanya.



Pewarta: Rolandus Nampu/Gembong Ismadi
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026