Denpasar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memberangkatkan 500 pemudik lewat Program Mudik Gratis 2026 dari Terminal Ubung, Denpasar, Selasa.
General Manager PLN UID Bali Eric Rossi Priyo Nugroho di Denpasar, Selasa, menjelaskan program mudik gratis ini dilaksanakan PLN secara serentak di sejumlah kota di Indonesia.
“Program mudik gratis ini dilaksanakan PLN di beberapa titik keberangkatan di Indonesia, yaitu Jakarta, Banda Aceh, Surabaya, Makassar, Balikpapan dan Denpasar. Dari Bali kami memberangkatkan pemudik menuju Banyuwangi, Malang, Jember dan Surabaya,” ujar Eric.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif mudik bersama BUMN yang digelar PLN di berbagai wilayah Indonesia untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan terorganisir menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Sebanyak 13 bus dikerahkan untuk mengantarkan para pemudik menuju sejumlah kota di Jawa Timur.
Rinciannya yakni Denpasar-Surabaya sebanyak 240 pemudik (6 bus), Denpasar-Malang sebanyak 100 pemudik (3 bus), Denpasar-Jember sebanyak 120 pemudik (3 bus), serta Denpasar-Banyuwangi sebanyak 40 pemudik (1 bus).
Menurut Eric, mudik merupakan tradisi masyarakat Indonesia saat libur panjang Idul Fitri untuk kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Melalui program ini, PLN ingin menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Para pemudik difasilitasi menggunakan bus yang dikemudikan oleh pengemudi yang telah melalui pemeriksaan kesehatan, dan kendaraan yang juga telah dicek kelayakannya. Harapannya mudik gratis ini bisa memberikan perjalanan yang lebih aman dan nyaman,” kata Eric.
Ia juga menambahkan mudik bersama menggunakan transportasi umum dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di jalan sekaligus menekan potensi kecelakaan selama periode mudik.
“Dengan mudik bersama menggunakan bus, diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di jalan serta meminimalkan risiko kecelakaan. Selain itu juga lebih hemat dan efisien dalam penggunaan bahan bakar,” katanya.
Eric menegaskan program mudik gratis ini merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan PLN setiap tahun dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada PLN atas penyelenggaraan program mudik gratis yang memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas.
“Program ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung sekaligus membantu mengurangi kemacetan di jalan. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN atas kolaborasi yang sangat baik ini dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat serta membangun Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.
Ia juga mengingatkan para pemudik untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan agar dapat sampai di kampung halaman dengan selamat.
“Kami berpesan kepada para pemudik agar tetap menjaga kesehatan selama perjalanan sehingga dapat sampai di kampung halaman dengan selamat dan dapat berkumpul bersama keluarga,” katanya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan menegaskan pelaksanaan mudik gratis ini turut didukung melalui koordinasi lintas instansi guna memastikan perjalanan berjalan lancar dan aman.
“Melalui program mudik gratis dari PLN ini, kami berkolaborasi dalam posko terpadu untuk memastikan kelancaran perjalanan, baik dari sisi kesiapan kendaraan maupun kondisi pengemudi. Kami juga mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” katanya.
Ia menambahkan keberadaan 13 bus yang mengangkut 500 pemudik turut membantu menekan potensi kepadatan kendaraan selama arus mudik.
“Jika seluruh penumpang tersebut menggunakan kendaraan pribadi, tentu potensi kepadatan di jalan akan lebih tinggi. Dengan adanya program ini, kepadatan lalu lintas dapat berkurang,” katanya.
Sriawan juga berpesan kepada para pemudik untuk saling menjaga keselamatan selama perjalanan.
“Kami mengimbau para pemudik untuk saling mengingatkan selama perjalanan. Jika ada pengemudi yang melanggar aturan, penumpang dapat mengingatkan. Semoga seluruh pemudik dapat sampai di kampung halaman dengan selamat,” ujarnya.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026