"Berbagai upaya kami lakukan untuk mewujudkan Kabupaten Buleleng `Zero HIV/AIDS` pada 2015, termasuk dengan melibatkan pihak desa pakraman," kata Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra di Singaraja, Minggu.
Sebelumnya, Nyoman Sutjidra yang juga Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Buleleng itu juga melibatkan lembaga sosial untuk memerangi penyakit mematikan itu, termasuk dengan membuat peraturan daerah.
Namun upaya-upaya itu dirasa belum cukup, apalagi keberadaan tempat hiburan malam seperti kafe makin menjamur di Kabupaten Buleleng.
"Keberadaan kafe yang sudah menjamur sudah sampai pelosok desa dengan mempekerjakan sejumlah wanita yang urbanisasi ke Bali, khususnya setelah sejumlah lokalisasi di Surabaya dan Jakarta ditutup," kata wakil bupati yang berprofesi sebagai dokter spesialis kandungan itu. (M038)
Pewarta: Oleh I Made Tirthayasa: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.