Denpasar (ANTARA) - PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali mengedukasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner memasak menggunakan kompor induksi untuk mendorong efisiensi biaya operasional sekaligus meningkatkan keamanan usaha kuliner.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat, khususnya UMKM, kompor induksi dapat digunakan tidak hanya untuk kebutuhan memasak sehari-hari, tetapi juga untuk kegiatan berjualan," kata Manager Strategi Pemasaran PLN UID Bali Eko Sudaryono di Denpasar, Rabu.
Dia menjelaskan dari sisi biaya operasional, kompor induksi lebih stabil karena tidak terpengaruh fluktuasi harga gas atau minyak, dengan biaya yang setara tarif listrik rumah tangga.
Selain lebih hemat, kompor induksi juga menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi.
“Penggunaan kompor induksi lebih aman, terhindar dari risiko kebakaran, serta lebih bersih dan praktis. Harapannya, pengalaman yang dirasakan langsung oleh peserta dapat ditularkan kepada UMKM lain maupun masyarakat sekitar,” katanya.
Untuk meningkatkan minat pelaku UMKM terhadap kompor listrik, PLN menggelar kompetisi memasak yang digelar di Rumah BUMN Denpasar, Jalan Raya Sesetan, Denpasar, Rabu.
Kegiatan ini diikuti oleh 10 UMKM kuliner binaan Rumah BUMN Denpasar dan menjadi bagian dari upaya PLN dalam memberikan edukasi pemanfaatan energi listrik yang lebih efisien, aman, dan praktis bagi masyarakat.
Melalui pengalaman langsung menggunakan kompor induksi, para peserta diajak memahami alternatif peralatan memasak yang dapat menunjang keberlanjutan usaha serta meningkatkan daya saing produk kuliner.
Eko Sudaryono menyampaikan kompetisi memasak ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada UMKM terkait manfaat penggunaan kompor induksi dalam aktivitas usaha.
Fasilitator Rumah BUMN Denpasar Widi Gede Budiman mengapresiasi dukungan PLN UID Bali yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi UMKM binaan.
“Kami mengadakan lomba memasak bersama 10 UMKM kuliner binaan Rumah BUMN Denpasar dan mengucapkan terima kasih atas dukungan PLN UID Bali. Penggunaan kompor induksi lebih menghemat, lebih aman, dan tidak perlu khawatir dengan pemasangan gas, sehingga sangat membantu UMKM binaan kami, terutama yang kerap mengikuti pameran dan kegiatan luar ruang,” ujarnya.
Menurut Widi, pemanfaatan kompor induksi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap efisiensi usaha.
“Dengan menggunakan kompor induksi, UMKM diharapkan dapat menekan harga pokok produksi sehingga memberikan keuntungan yang lebih bagi pelaku usaha,” katanya.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026