"Panen padi secara serentak itu menyebabkan harga merosot, meskipun masih berada di atas harga patokan pemerintah (HPP)," kata Kepala BPS Provinsi Bali Gede Suarsa di Denpasar, Selasa.
Ia mengharapkan, petani selesai panen raya itu sebaiknya untuk sementara waktu menyimpan gabah kering panen itu sambil mengeringkan menunggu harga yang lebih baik dan menguntungkan.
"Setiap panen raya harga selalu merosot, telah menjadi tradisi tidak lama kemudian harga gabah akan membaik," ujar Gede Suarsa.
Untuk itu petani hendaknya bisa belajar dari pengalaman yang dialami sebelumnya dengan menyimpan gabah dalam bentuk kering giling dan menjualnya saat harga menguntungkan. (*/ADT)
Pewarta: Oleh I Ketut Sutika: I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.