Denpasar, Bali (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Bali menyebutkan saat ini gudang beras di seluruh kabupaten/kota terisi penuh, sehingga siap memenuhi kebutuhan masyarakat di Pulau Dewata hingga empat bulan ke depan.
"Saat ini, kompleks gudang Bulog Bali, yang berada di masing-masing kabupaten di Provinsi Bali sudah terisi penuh," kata Pemimpin Perum Bulog Bali Muhamad Anwar di Denpasar, Bali, Senin.
Ia menyatakan stok beras yang dikuasai Bulog Bali saat ini sebanyak 13.000 ton, yang menunjukkan kesiapan stok untuk mendukung kebutuhan di Provinsi Bali.
"Ini menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk mendukung kebutuhan masyarakat, serta memperkuat peran Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional," ujar Anwar.
Bulog Bali memandang keterisian gudang yang optimal merupakan cerminan keberhasilan penugasan pemerintah dalam penyerapan hasil produksi gabah atau beras dalam negeri, sekaligus wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan negara selalu hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat.
"Dengan target penyerapan (nasional), yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 4 juta ton setara beras (seluruh Indonesia) kegiatan penyerapan ini dilaksanakan langsung oleh jajaran kanwil dan kantor cabang Bulog melalui pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi serta melalui mitra kerja di berbagai wilayah Indonesia," ujarnya.
Di Bali, Anwar ditugaskan menyerap gabah atau beras petani setempat sebanyak 3.786 ton setara beras.
Sampai saat ini realisasi Bulog Bali sudah sekitar 3.419 ton setara beras atau mencapai 92,4 persen.
"Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik bahwa cadangan pangan nasional dikelola secara baik serta siap didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia," katanya.
Anwar juga menyampaikan saat ini stok beras pemerintah yang dikuasi Bulog seluruh Indonesia sebesar 4,88 juta ton.
Seiring dengan tingginya realisasi penyerapan sejak awal 2026, tingkat keterisian gudang Bulog di seluruh Indonesia mengalami peningkatan signifikan.
Di 1.540 unit gudang milik sendiri dengan total kapasitas riil sebesar 3.061.484 ton, telah dioptimalkan untuk menyimpan beras untuk mendukung penyimpanan cadangan beras pemerintah (CBP).
Sementara, saat ini stok beras nasional 4.881.105 ton setara beras, sehingga untuk mengantisipasi peningkatan volume stok, Bulog menambah kapasitas penyimpanan melalui pemanfaatan gudang pinjam pakai (gudang non Bulog filial), gudang sewa mandiri, serta melalui jasa pergudangan.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.