Denpasar (Antara Bali) - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali mengumumkan hasil "try out" atau ujian pemantapan untuk ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) SD diikuti 64.216 siswa yang tersebar pada 2.424 SD/MI negeri maupun swasta di Bali.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Provinsi Bali Drs IGN Aryasa di Denpasar, Kamis, menyatakan, melihat dari prestasi per kabupaten dan kota, Kota Denpasar menduduki posisi teratas.
"Siswa asal Kota Denpasar meraih nilai rata-rata tertinggi untuk ketiga mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA mencapai 19,86 disusul Kabupaten Badung dengan nilai 18,79, Jembrana (17,47), Tabanan (17,38), Gianyar (17,10), Klungkung (16,29), Bangli (16,00) dan Buleleng (15,28).
Sedangkan posisi juru kunci ditempati Kabupaten Karangasem yang mencatat nilai rata-rata 14,86 untuk ketiga mata pelajaran yang diujikan.
Ia mengatakan, nilai rata-rata ujian pemantapan UASBN SD se-Bali mencapai 17,24. Berikut rincian nilai rata-rata Bahasa Indonesia 5,59, Matematika 5,23 dan IPA 6,42.
Dari sembilan kabupaten/kota di Bali, hanya empat kabupaten/kota yang mencatat nilai rata-rata, di atas nilai rata-rata Bali yakni Denpasar, Badung, Jembrana dan Tabanan.
"Khusus untuk ujian pemantapan UASBN SD, Disdikpora Bali tidak menetapkan apakah seorang peserta dinyatakan lulus atau tidak. Karena, kriteria kelulusan UASBN SD sepenuhnya ditetapkan oleh pihak sekolah yang peserta didiknya mengikuti UASBN," katanya.
Dikatakan, kriteria kelulusan UASBN SD ditetapkan melalui rapat dewan guru yang mencakup nilai minimum setiap mata pelajaran dan nilai rata-rata ketiga mata pelajaran yang diujikan.
Dilihat dari prestasi per sekolah, kata dia, SDN 1 Nyitdah Kecamatan Kediri, Tabanan berhasil meraih nilai rata-rata tertinggi untuk ketiga mata pelajaran yang diujikan dengan nilai rata-rata komulatif 25,18.
Sedangkan peringkat 10 besar lainnya setelah SDN 1 Nyitdah secara berturut-turut ditempati SDN 13 Dauh Puri (24,76), SDN 2 Taman (23,98), SD AMI Denpasar (23,97), SDN 3 Baluk (23,91), SDN 2 Belega Gianyar (23,87), SD 5 Saraswati Denpasar (23,86), SDN 19 Pemecutan Denpasar (23,71), SDN 7 Darmasaba Badung (23,65) dan SD Trimarta Tabanan (23,58).
Untuk prestasi perseorangan, peringkat tiga besar peraih nilai UASBN tertinggi ditempati I Made Wardana dari SDN 4 Pemecutan Denpasar (28,40) disusul Nisrina Salsabila dari SDN 4 Tuban Badung (27,80) dan I Gede Ivan Juliana dari SDN 21 Dauh Puri Denpasar (27,75).
"Meskipun tingkat kesulitan soal 'try out' UASBN dipastikan lebih tinggi dari soal UASBN, namun ada juga sejumlah siswa yang berhasil mencatat nilai sempurna atau 10 pada mata pelajaran Matematika dan IPA. Sedangkan nilai tertinggi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia 9,40," kata Aryasa.
UASBN SD akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada 4-6 Mei 2010.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.