Badung, Bali (ANTARA) - Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Bali, Rasniathi Adi Arnawa mengatakan narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda sebagai penerus bangsa.
“Kami berupaya memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bahaya narkotika serta upaya pencegahannya, khususnya di kalangan generasi muda yang menjadi masa depan bangsa,” ujar Rasniathi Adi Arnawa di Mangupura, Kabupaten Badung, Senin.
Dia mengemukakan hal itu saat melakukan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika bagi calon Paskibraka Badung tahun 2025.
Menurut dia, narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi penerus.
Untuk itu, dirinya mengajak seluruh calon paskibra untuk membentengi diri dengan pengetahuan, sikap tegas, dan lingkungan pergaulan yang positif.
“Kami mengingatkan tentang bahaya narkoba yang mungkin sudah banyak diketahui, seperti apa bahayanya penggunaan narkoba khususnya pada usia seperti adik-adik semua,” kata dia.
Pada kegiatan itu, para peserta juga antusias mengajukan pertanyaan terkait cara menghindari ajakan mengkonsumsi narkoba, dampak hukum.
Para calon paskibraka juga mendapatkan materi terkait langkah-langkah yang harus diambil bila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
Rasniathi Arnawa mengungkapkan melalui sosialisasi itu pihaknya berharap para calon paskibraka tidak hanya sukses dalam menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan namun bisa mensosialisasikan bahaya narkotika.
“Kami berharap mereka bisa menjadi agen perubahan dan duta anti narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pungkas dia.
Baca juga: Bakesbangpol-KPU Badung bagikan bendera merah putih
Baca juga: Pemkab Badung prioritaskan bangun infrastruktur dalam lima tahun
Baca juga: Bupati Badung motivasi pengembangan potensi atlet sepak bola pedesaan
