"Kamis kemarin ada hembusan hujan abu dan tremor, aktivitasnya meningkat sehingga Gunung Tangkuban Parahu dinaikkan statusnya dari aktif normal menjadi waspada atau level II, dan merekomendasikan penutupan sementara obyek wisata gunung api itu." kata Kepala PVMBG Surono di Bandung, Jumat.
Menurut Surono, penaikan status Gunung Tangkuban Parahu dilakukan sejak Kamis pukul 22.30 WIB, dan merekomendasikan pengosongan dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Ratu.
Surono menyebutkan, hembusan tremor yang terjadi pada Kamis hanya sekali, namun cukup untuk menunjukkan adanya kenaikan aktivitas gunung api yang juga sempat naik menjadi waspada pada 2012.
"Kami turunkan tim untuk memperkuat pengawasan gunung api itu, dan menempatkan alat detektor gas beracun di sana," kata Surono. (*/DWA/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.