"Dengan berakhirnya kerja sama ini kami berharap PDAM bisa menjalani proses transisi dengan memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan di Kuta, Nusa Dua, dan sekitarnya," kata Bupati Badung Anak Agung Gde Agung dalam keterangan persnya di Denpasar, Selasa.
Berita acara berakhirnya kerja sama itu ditandangani oleh masing-masing direksi dari PDAM Tirta Mangutama, PT Mahasara Buana, PT Intan Dyandra Mulya, dan PT Dewata Artha, di Mangupraja, Sempidi, Kabupaten Badung, Senin (31/12).
Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, maka PDAM Tirta Mangutama menjadi satu-satunya provider air bersih di wilayah yang banyak berdiri hotel berbintang itu.
"Ini menjadi tantangan tersendiri bagi PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih sebagai salah satu upaya pencapaian MDG`s 2015," kata Bupati.
Pada 2012 DPRD Kabupaten Badung telah menyetujui penyertaan modal pemerintah daerah di PDAM senilai Rp20 miliar. PDAM sendiri sudah memiliki modal senilai Rp2 miliar.
Besarnya penyertaan modal dari Pemkab Badung itu karena pada November 2013 akan diselenggarakan KTT Kerja Sama Negara-Negara Kawasan Asia-Pasifik (APEC) di Nusa Dua. (*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.