Hal itu disampaikan Direktur Utama Bank BPD Bali I Wayan Sudja usai rapat umum pemegang saham (RUPS) di Denpasar, Jumat.
"Jika proyeksi laba itu tercapai maka diperkirakan akan ada tambahan modal dari saham dan pembagian laba yang ditahan sebesar 40 persen untuk tahun depan sekitar Rp190 miliar," katanya.
Dia mengatakan, sangat mengapresiasi kepada para pemegang saham yang telah menyetorkan tambahan modal sehingga rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) bank pembangunan daerah itu menjadi naik.
Tingkat rasio kecungkupan modal bank itu adalah di atas 17 persen. Hal itu sudah cukup baik karena berada di atas batas minimal yang ditentukan oleh Bank Indonesia sebesar 15 persen.
"Sebenarnya semakin tinggi tingkat CAR maka kondisi bank menjadi terus baik karena rasio itu mengcover delapan resiko di antaranya, kredit macet, operasional, pasar dan reputasi," ujarnya. (IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.