Dokter jantung dr. Azlan Sain, Sp.JP mengatakan anggapan itu tidak tepat.
"Pernah ada beberapa studi yang menyimpulkan demikian, namun tidak bisa dijadikan patokan karena studi tersebut menggunakan jumlah sampel yang sangat sedikit," kata Azlan kepada ANTARA, Kamis.
Dokter yang praktik di Klinik Jantung Hasna Medika Indramayu itu mengatakan anggapan itu mencuat karena ada pendapat bahwa terjadi pelepasan adrenalin, akibat rasa takut, yang bekerja cepat akibat menyaksikan film horor.
Adrenalin dapat menurunkan nafsu makan, meningkatkan tingkat metabolisme basal dan akhirnya membakar tingkat kalori yang lebih tinggi.
Pewarta: Nanien YuniarEditor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026