Denpasar (Antara Bali) - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Taufiq Effendi mengharapkan, pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota di Bali pada 2010 disiapkan secara matang.

"Kami mengharapkan KPU Bali mepersiapkan secara matang pilkada di kabupaten dan kota dengan mengacu pada aturan yang ditentukan," kata Taufiq Effendi di Denpasar, Rabu.

Pada acara tatap muka tim kunjungan kerja Komisi II DPR RI dengan KPU Provinsi Bali, ia mengatakan, KPU provinsi hingga kabupaten dan kota harus ada kesamaan pandangan, persepsi serta tujuan, sehingga pada pelaksanaan Pilkada tidak ada hambatan.

"Penyamaan persepsi di jajaran KPU sangat penting dalam menyikapi persoalan dalam pelaksanaan pilkada. Karena dari pengalaman pelaksanaan pemilihan umum legislatif maupun pemilu presiden masih banyak ditemukan kasus krusial di daerah," kata Taufiq Effendi yang juga ketua tim kunjungan kerja DPR RI itu.

Kasus krusial itu, lanjut dia, seperti DPT ganda atau bahkan ada warga tak mendapat undangan memilih.

Selain itu, Taufiq Effendi mengharapkan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) agar berperan untuk mengawasi proses dan mekanisme pelaksanaan Pilkada tersebut.

"Kerja sama antara KPU dengan Panwaslu itu perlu, tetapi dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus konsisten dengan aturan. Misalnya kalau KPU salah dalam proses tahapan pilkada harus ditegur bahkan diperingati secara tertulis sesuai aturan," ujar dia.

Anggota Komisi II DPR RI Arief Wibowo juga mengingatkan kepada KPU di daerah senantiasa melakukan pemutakhiran data DPT, guna menghindari terjadinya kecurangan daftar pemilih oleh pihak berkepentingan tersebut.

"Pemutakhiran DPT harus mengacu pada aturan, hal tersebut sebagai upaya menekan tindakan kecurangan yang dilakukan oleh pihak berkepentingan saat pemilihan itu berlangsung," ujarnya.

Sementara anggota KPU Provinsi Bali, Dewa Raka Sandi mengatakan, tahap Pilkada tersebut dijadwalkan secara serentak di lima kabupaten dan kota pada 4 Mei 2010.

"Tahap persiapan pilkada di masing-masing kabupaten dan kota sudah dilaksanakan, termasuk penganggaran dananya melalui APBD itu," jelas Raka Sandi.

Lima kabupaten dan kota di Bali yang melaksanakan pilkada  yaitu Kabupaten Karangasem, Bangli, Badung, Tabanan dan Kota Denpasar.(*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026