Denpasar (Antara Bali) - Bali yang mengirimkan tiga Petinju andalan ke arena Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau yang berlangsung 9-20 September 2012, dengan sasaran mengincar dua keping emas.

"Target itu tidak main-main bagi Bali," karena petinju andalannya sudah memiliki jam terbang tinggi seperti Julio Bria, kata pelatih Tinju PON Bali, I Gusti Made Adi Swandana, Denpasar Minggu.

Untuk mencapai sasaran itu tentu tidak hanya tinggal diam, tetapi atlet harus digembleng dengan latihan keras setiap hari tanpa henti walau itu hari libur nasional atau haru besar keagamaan.

Pada hari Lebaran bagi umat muslim atau Perayaan Galungan bagi Umat Hindu di Indonesia, atlet tinju tetap melakukan latihan hanya saja volumenya dikurangi, supaya kesehatan tubuh tetap terjamin stabil.

Seorang petinju tidak ada istilah istirahan berlatih menjelang naik ring di medan pertandingan, kata Adi Swandana yang mantan petinju nasional itu menggambarkan kondisi latihan anak asuhannya.(*/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026