Denpasar (Antara Bali) - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi atau LMND wilayah Bali menggelar demo di depan kampus Universitas Udayana Denpasar, Sabtu guna mendesak pengusutan kasus Bak Century.

Aksi dimulai pukul 14.00 Wita, bertempat di Jalan Sudirman, Denpasar. Para pendemo membawa spanduk dan poster berisi kampanye ajakan untuk mendukung pengusutan kasus Bank Century yang mereka namakan "Century Gate".

Koordinator aksi Azis "Noey" langsung berorasi membakar semangat rekan-rekannya untuk berjuang melawan korupsi di tanah air. Isu utama disoroti gabungan aktivis LMND dan Masyarakat Perkotaan di Denpasar itu terkait kasus Bank Century.

Selain berorasi, pendemo membagi-bagikan ratusan brosur kepada masyarakat yang kebetulan melintas di jalan Sudirman, dengan kendaraan roda dua dan empat.

Aksi mereka mendapat pengawalan petugas kepolisian yang berusaha mengatur arus lalu lintas agar tidak terganggu. Meski demo dilakukan di tengah jalan, namun polisi tetap membiarkan saja aksi tersebut dan hanya mengatur arus jalan agar tetap lancar.

Menurut pendemo, kasus Bank Century, diduga kuat menyeret para pejabat tinggi negara itu terkait dengan rekayasa kasus penangkapan dua pimpinan KPK Bibit Samad Riyanto dan Candra M Hamzah.

"Aksi kami ini untuk kampanye mendukung Pansus Hak Angket DPR untuk mengusut sampai tuntas kasus Bank Century," tegas Noey.

Mengutip laporan Banteng Demokrasi Indonesia, kata Noey, kasus ini terkait pencairan dana penyelamatan Bank Century sebesar Rp6,7 Triliun yang diduga dikorupsi para pejabat tinggi, parpol, lembaga negara, swasta dan individu yang dekat kekuasaan. 

"Jika dana penyelamatan Bank Century digunakan untuk membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia dengan program pendidikan dan kesehatan gratis, perbaikan infrastuktur jauh dan penciptaan lapangan pekerjaan jauh lebih bermanfaat bagi rakyat," tandasnya.

Selama aksi berlangsung, beberapa warga yang melintas tampak berhenti sejenak dan membaca brosur yang disebar para pendemo.

Meski di bawah sengatan matahari, para pendemo tetap bersemangat berorasi diiringi lagu-lagu perjuangan.

Sayangnya, meski isu yang diusung cukup aktual menyangkut Bank Century, namun partisipasi dari kalangan kampus, yakni mahasiswa sangat minim, padahal demo dilakukan di depan kampus dan siang itu banyak aktivitas kemahasiswaan.

Selain menggelar aksi demo, LMND juga mendirikan posko di pinggir jalan depan papan nama kampus Unud.

Posko yang didirikan sejak tiga minggu lalu bertujuan menggalang dukungan dari masyarakat untuk melawan korupsi di Indonesia akan tetap ada hingga kasus Century Gate selesai. (*)
 


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026