Guna mengurangi peredaran uang kertas palsu di daerah ini dilaksanakan sosialisasi ciri-ciri keaslian nilai uang rupiah, kata Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III, Sunarto dalam laporannya di Denpasar, Rabu.
Dalam Kajian ekonomi regional Provinsi Bali triwulan I-2012 disebutkan Bank Indonesia berupaya mempersempit ruang gerak peredaran uang palsu di daerah ini, dengan meningkatkan pemahaman terhadap keaslian uang kertas resmi.
Pemalsuan uang merupakan kejahatan transnasional. Untuk itu, perlu adanya penindakan tegas dan peranserta masyarakat sehingga mampu mendukung upaya Polri untuk memberantas dan menangkap pengedar yang pernah bermunculan di Bali.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.