Meskipun mengalami penurunan, NTP Bali tetap lebih tinggi dari angka nasional yang tercatat 104,68 persen, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, I Gede Suarsa di Denpasar, Selasa.
Ia mengatakan, subsektor utama pendorong terjadinya penurunan NTP meliputi subsektor tanaman pangan sebesar 0,90 persen.
Demikian pula hasil pemantauan harga-harga di daerah pedesaan Pulau Bali menunjukkan adanya peningkatan sebesar 0,04 persen dibanding bulan sebelumnya.
Gede Suarsa menambahkan, menurunnya NTP tersebut juga terkait erat dengan menurunnya nilai indeks yang diterima petani sebesar 0,27 persen dan kenaikan indeks dibayar petani hanya sebesar 0,21 persen.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.