Denpasar (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mencatat pada Senin (17/8) ada tambahan 46 pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh.

"Dengan demikian, jumlah pasien yang sudah sembuh secara kumulatif menjadi 3.624 orang atau persentase kesembuhan sebesar 88,18 persen," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, di Denpasar, Senin.

Sementara itu jumlah kumulatif pasien positif COVID-19 menjadi 4.110 orang. Untuk hari ini saja bertambah 45 kasus baru karena transmisi lokal

Kembali hari Jumat ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mencatat nihil kasus meninggal, sehingga jumlah pasien positif COVID-19 yang meninggal tetap 50 orang atau 1,22 persen.

Baca juga: Disdikpora Bali dan sekolah simulasikan pembelajaran tatap muka

Untuk pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) yang berada di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering sebanyak 436 orang (10,61 persen),

Meskipun data kesembuhan pasien COVID-19 mengalami peningkatan, Dewa Indra tetap mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas COVID-19. 

"Untuk itu, marilah kita laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian," kata birokrat asal Pemaron, Kabupaten Buleleng itu.

Baca juga: Bali catat tingkat kesembuhan pasien COVID-19 tertinggi

Pewarta: Ni Luh Rhismawati
Editor : Adi Lazuardi

COPYRIGHT © ANTARA 2026