"Kami terus melakukan pemberantasan DBD bersama petugas dan masyarakat serta juru pemantau jentik, mengingat saat ini merupakan puncaknya musim penghujan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr Luh Putu Sri Armini, Jumat.
Dia mengatakan, meskipun tidak ada kenaikan penderita demam berdarah selama masa pergantian musim ini, namun pihaknya meminta warga agar tetap waspada terhadap penyakit tersebut.
"Kami harap semua warga masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan. Sebab tidak menutup kemungkinan kasus DBD bisa meningkat tergantung dari perilaku masyarakat tersebut," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Sutedja mengatakan, warga di Pulau Dewata supaya selalu mewaspadai wabah demam berdarah saat kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Menurut dia, pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit itu adalah berkaca dari pengalaman 2010 dengan jumlah kasus demam berdarah di Bali yang cukup tinggi yakni tercatat rata-rata 323 kasus per 100 ribu penduduk. (IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.