"Kami mengharapkan peralatan kedokteran yang canggih, seperti radioterapi tersebut. Sebab alat itu dapat bekerja sesuai dengan sasaran yang menjadi target," kata Adi seusai menghadiri pertemuan para ahli Onkologi Radiasi Asia ke-3 di Nusa Dua, Bali, Kamis.
Politikus asal Kabupaten Tabanan itu mengatakan, peralatan canggih seperti tersebut diharapkan segera ada di rumah sakit di Indonesia. Di Bali sendiri juga agar ada peralatan itu.
"Saya selaku wakil rakyat Bali sangat berharap ada peralatan kedokteran yang canggih dalam menangani pasien penderita kanker. Apalagi Pulau Dewata sebagai tujuan wisata dunia. Bisa saja sambil melakukan pengobatan di Bali, keluarganya berlibur," ujarnya.
Menurut dia, dalam pengadaan peralatan kedokteran canggih, pemerintah pusat bisa saja bekerja sama dengan rumah sakit pemerintah daerah, seperti di Bali ada Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara.
"Karena itu kami mendorong pemerintah pusat melakukan pengadaan alat kedokteran canggih dengan bekerja sama RSUD yang ada di daerah di Indonesia. Kami di Bali siap bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam pengoperasionalan alat tersebut," ujarnya.
Ia menambahkan sudah saatnya pemerintah melakukan pengadaan alat kedokteran yang canggih, sebab selama ini penderita penyakit, salah satunya kanker dari data menunjukkan tren peningkatan. Karena itu dengan alat yang canggih akan lebih dini mendeteksi dan melakukan pencegahan penyakit tersebut.
"Kecanggihan peralatan kedokteran sangat diperlukan dalam upaya menekan penderita lebih banyak. Karena itu kami berharap masyarakat sejak dini juga memeriksakan kesehatannya," kata Adi. (WDY)
Pewarta: I Komang SupartaEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.