Denpasar (Antaranews Bali) - Ribuan anggota Kepolisian Daerah Bali, telah mengamankan 6.296 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada pada masing-masing kabupaten/kota di Bali, hingga berakhirnya perhitungan suara.

"Ada 8.071 personel Polda Bali yang sudah dikerahkan untuk mengamankan jalannya perhitungan surat suara di TPS," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja saat dihubungi di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan, ribuan anggota yang dikerahkan ini guna mengamankan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Bali agar lebih kondusif dan mencegah adanya gesekan dimasing-masing TPS.

Menurut Hengky, Pilkada serentak tahun ini memiliki kerawanan yang berbeda sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing, sehingga dengan pengerahan ribuan personel ini dapat mencegah hal yang tidak diinginkan.

"Untuk itu, Polda Bali mengerahkan ribuan anggotanya untuk menjaga keamanan saat perhitungan suara agar tidak terjadi kecurangan maupun manipulasi data," katanya.

Ia menilai, pengamanan tahap pemungutan dan penghitungan suara menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan Pilkada serentak. Personel Polri yang melaksanakan pengamanan di TPS harus tetap mengawal surat suara sampai ke PPK.

Dari hasil pemantauan, petugas keamanan TPS terdiri dari anggota Polri dan Linmas mulai bertugas sejak pagi. Polisi akan melaksanakan pengamanan dengan melihat dan mengawasi jalannya pemungutan dan penghitungan suara. ":Selanjutnya polisi akan mengawal surat suara dari TPS ke PPK," katanya.

Pemilih tetap Pilkada Bali 2018 tercatat sebanyak 2.982.201 yang tersebar di 6.296 tempat pemungutan suara (TPS). (ed)

Pewarta: I Made Surya Wirantara Putra
Editor : Edy M Yakub

COPYRIGHT © ANTARA 2026