"Hari ini, Pemkab Karangasem sedang melakukan rapat dengan para pemangku atau pendeta hindu di Pura Besakih yang dipimpin Wakil Bupati untuk menyelamatkan benda-benda sakral," kata Bupati Karangasem, Ayu Mas Sumatri, di Karangasem, Minggu.
Ia mengatakan, Pura Besakih yang menjadi tujuan wisatawan mancanegara karena memiliki arsitektur bangunan yang unik juga sudah diberikan larangan agar pelancong tidak datang mengunjungi pura itu. "Kami belum menerima laporan ini dari Wakil Bupati bagaimana hasil rapat penyelamatan pratima ini," katanya
Penutupan dan larangan Kawasan Pura Besakih untuk wisatawan dan para umat hindu yang melakukan ritual juga sudah dilakukan, karena wilayah itu menjadi kawasan rawan bencana (KRB) yang lokasinya berada di radius sembilan kilometer dari puncak Gunung Agung.
"Saat ini juga ada larangan masuk wilayah sektoral menjadi 12 kilometer ke arah Utara, Timur Laut, Tenggara dan Selatan-Baratdaya," ujar Sumatri. (*/adt)
Pewarta: I Made SuryaUploader : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.