"Jalan ditutup sementara karena kondisi jalan masih dipenuhi lumpur dan material longsoran. Jalan akan dibuka kembali setelah selesai pembersihan material longsor," katanya di Desa Gitgit, Sukasada, Sabtu.
Ia mengatakan, pantauan terbaru, tanah longsor terjadi di 14 titik dan paling besar di tiga titik di kilometer 14, 17 dan 16 dimana merupakan wilayah pegunungan di bagian atas.
"Untuk arus selama masih cuaca seperti ini dan apabila hujan reda dan kondisi sudah membaik akan kami buka kembali dan harapan kita bersama cuaca dapat membaik segera," kata dia.
Pihaknya juga menegaskan selama situasi cuaca ektrim seperti itu, dirinya berencana akan tetap menutup akses jalan tersebut terlebih lagi di beberapa titik jalan putus dan hanya bisa dilalui satu kendaraan.
Sukawijaya lebih lanjut memaparkan, pihaknya mengimbau masyarakat jika seandainya akan ke Singaraja atau sebaliknya melalui jalur Tabanan melalui Kecamatan Pupuan.
"Jalur itu aman karena berdasarkan pantauan tidak ada longsor ataupun semacamnya. Kami harapkan informasi ini disebarluaskan sehingga masyarakat dapat mencari jalur alternatif," paparnya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi PurnomoEditor : I Made Andi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.