Denpasar (Antara Bali) - Provinsi Bali mendapatkan dana penataan 11 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional sebesar Rp9 miliar dari pemerintah pusat dalam tahun 2016.

"Dalam waktu dekat, kami akan rapat dulu untuk membahas apa-apa saja yang nanti akan dibiayai dari dana itu," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra, di Denpasar, Selasa.

Terkait dengan penggunaan dana tersebut dan hal apa saja yang akan diperbaiki, ujar Yuniartha, sangat tergantung dari daerah masing-masing.

"Yang jelas, dana harus digunakan untuk tahun ini karena memang dianggarkan untuk 2016. Seharusnya dengan bantuan tersebut, destinasi wisata dan infrastruktur menuju ke daerah pariwisata juga menjadi lebih bagus," ucapnya.

Kawasan Besakih yang sebelumnya didorong berbagai pihak agar dikeluarkan dari status KSPN, untuk tahun ini juga mendapatkan dana KSPN itu.

Sedangkan 11 KSPN di Bali itu adalah (1) Kawasan Bali Utara/Singaraja dan sekitarnya, (2) Kawasan Menjangan - Pemuteran dan sekitarnya, (3) Kawasan Taman Nasional Bali Barat dan sekitarnya, (4) Kawasan Bedugul dan sekitarnya, (5) Kawasan Kuta-Sanur-Nusa Dua dan sekitarnya, (6) Kawasan Nusa Penida dan sekitarnya, (7) Kawasan Ubud dan sekitarnya, (8) Kawasan Kintamani-Danau Batur dan sekitarnya, (9) Kawasan Besakih-Gunung Agung dan sekitarnya, (10) Kawasan Tulamben - Amed dan sekitarnya, dan (11) Kawasan Amuk dan sekitarnya.

Di sisi lain, Yuniartha mengingatkan agar hal-hal yang tidak baik dari destinasi wisata agar segera diperbaiki, terlebih pemerintah pusat telah memutuskan untuk mengembangkan 10 destinasi pariwisata unggulan yang disebut "10 Bali Baru".

"Kebijakan pengembangan 10 destinasi pariwisata unggulan itu dapat menjadi ancaman bagi Bali jika kita tidak segera memperbaiki diri. Apakah kita harus berdiam diri seperti ini saja dan tidak berkembang lagi menghadapi hal tersebut?" ucapnya mempertanyakan.

Kementerian Pariwisata sebelumnya menyampaikan pengembangan 10 destinasi wisata unggulan itu sebagai upaya untuk menambah jumlah turis mancanegara ke Indonesia sebanyak 10 juta orang dalam waktu empat tahun.

Sepuluh destinasi wisata yang akan dikembangkan tersebut yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai dan Tanjung Kelayang. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016