Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali menyalurkan bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) kepada anak yatim yang terdampak Covid-19.

"Bantuan berupa alat sekolah untuk anak yatim yang dalam pandemi ini ikut terkena dampak," kata Bupati Jembrana I Nengah Tamba, saat menyalurkan bantuan yang dipusatkan di Balai Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Rabu.

Didampingi Candrawati Tamba, isterinya, bupati memberikan motivasi kepada anak yatim penerima bantuan tersebut untuk terus semangat belajar dan sekolah.

Dengan semangat belajar dan sekolah, ia mengatakan, anak-anak itu bisa meraih cita-citanya sehingga menjadi manusia yang sukses.

Kepada orang tua tunggal, yang kehilangan suaminya karena meninggal, ia berpesan agar terus mendidik anak-anaknya, membimbing mereka untuk mendapatkan hidup yang lebih baik.

"Pasti sangat berat menjadi orang tua tunggal, tapi mari terus semangat agar anak-anak mendapatkan masa depan yang baik," katanya.

Dalam kesempatan ini, tidak lupa ia mengingatkan seluruh masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Jembrana Ni Kade Ari Sugianti mengatakan, selain alat sekolah, bantuan dari pemerintah pusat tersebut juga berisi sembilan kebutuhan pokok.

"Kelengkapan sekolah yang diberikan seperti seragam dan alat tulis. Selain itu juga diberikan sembako," katanya.

Menurut dia, sebanyak 66 anak yatim mendapatkan bantuan ini, yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Jembrana.***3***

Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021