Menjelang persiapan Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan pemantauan harga dan kondisi kesehatan di Pasar Umum Galiran dan Pasar Seni Semarapura, Minggu.

"Meskipun masih dalam situasi pendemi Covid-19, kondisi pasar saat ini cukup ramai, ini mungkin terjadi karena warga kita yang selama ini merantau sekarang di rumah untuk mempersiapkan sarana prasarana hari raya," ujar Bupati Suwirta saat keliling memantau situasi pasar, didampingi Kadis Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, I Wayan Ardiasa dan Kepala UPT.  Pasar Semarapura, I Komang Sugianta.

 

Bupati Suwirta juga menambahkan hal lain juga dapat terpantau seperti harga-harga kebutuhan pokok antara lain harga cabai tidak terlalu tinggi dan sudah mengalami penurunan, karena cabai-cabai dari luar sudah ada yang masuk dan hasil panen dari Klungkung juga semakin ada.

Hal yang mengalami pelonjakan yaitu harga babi, harga ayam. Pihaknya juga tidak henti-hentinya mengimbau agar masyarakat selalu taat mengikuti protokol kesehatan (prokes).

Selain itu, penataan parkir juga sudah terlihat sangat rapi, sehingga para pengendara bisa leluasa keluar masuk mengendarai sepeda motor. "Tentu ini merupakan hal yang sangat positif agar kesan daripada pasar tradisional kita di Kabupaten Klungkung ini tetap terjaga dengan baik," harapnya.

Kepala UPT. Pasar Semarapura, I Komang Sugianta mengatakan saat ini harga-harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan seperti harga janur/bahan banten kisaran Rp22.000 - Rp27.000 ribu per ikat, harga cabai merah perkilo kisaran Rp65.000 - Rp70.000 ribu, harga cabai hijau Rp28.000 - Rp30.000 ribu. Sedangkan untuk harga daging babi perkilo Rp90.000 ribu dan harga daging ayam Rp40.000 - Rp45.000 ribu perkilo.

Pewarta: Ayu Khania Pranisitha

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021