Jumat, 22 September 2017

Pemkab Klungkung Bertekad Mencetak Generasi Cerdas

| 337 Views
id Generasi cerdas, pembinaan guru, pendidikan karakter, gema santi, pemkab klungkung,
Semarapura (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali bertekad untuk membangun sektor pendidikan secara serius dengan harapan mampu melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik guna mencetak generasi yang cerdas.

"Upaya itu diharapkan mampu mencetak karakter cerdas sejak pendidikan usia dini," kata Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Pendidikan setempat Dewa Gde Darmawan ketika memberikan pembinaan kepada guru-guru pengajar sekolah dasar (SD) di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Sabtu.

Pendidikan karakter itu sangat penting, sehingga diharapkan dapat ditanamkan dan ditingkatkan kepada seluruh murid-murid di sekolah dasar.

Bupati Nyoman Suwirta dalam upaya mencetak karakter cerdas bagi anak didik memberikan makna lagu "Gema Santi" kepada para guru-guru di Tingkat SD, karena dalam lagu itu berisi ajakan kedamaian dan cinta serta ajakan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Klungkung.

"Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, sehingga anak-anak bisa mamiliki sikap dan karakter yang baik, kreatif dan cerdas. Makna dari Lagu Gema Santi harus selalu ditanamkan di masing-masing anak sekolah," harap Bupati Suwirta.

Ia mengharapkan kepada seluruh guru sekolah dasar dapat memberikan motivasi dan menumbuhkan semangat anak-anak agar semakin rajin bersekolah.

Selain itu mampu meningkatkan kualitas pendidikan di desa-desa, dan Pemerintah Kabupaten Klungkung kini sedang melakukan kajian terhadap program satu desa satu sekolah taman kanak-kanak (TK) negeri.

Jika program tersebut dapat trealisasi dalam tahun 2018 diharapkan ke depan tidak ada lagi anak-anak di desa yang tidak masuk TK.

"Kajian itu sedang berlangsung, semoga bisa trealisasi dengan baik dalam tahun 2018," ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga mengharapkan kepada masing-masing sekolah untuk menjaga peraturan tentang larangan merokok, sebab Kawasan Tanpa Rokok (KTR) itu peraturannya harus perlu dijaga dengan sebaik-baiknya guna memelihara kesehatan bersama.

Untuk itu kepala sekolah maupun masing-masing guru pengajar agar bisa membuat sistem dan inovasi yang kuat di sekolah. "Sistem yang kuat akan memudahkan kita untuk menjalankan tugas dan tupoksi masing-masing dengan baik," Harap Bupati Suwirta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gde Darmawan mengatakan, pembinaan guru merupakan salah satu fungsi dari manajemen SDM pendidikan.

Kepada semua sekolah dari tingkat kelompok bermain, pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), SMP dan SMA/SMK supaya melaksanakan program Pemerintah Kabupaten Klungkung "Gema Santi".

Untuk itu semua sekolah diharapkan bisa melaksanakan gagasan tersebut dengan santun dan inovatif, sehingga sekolah dapat bangkit dan maju dalam berbagai aspek, ujarnya. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga