Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata menunjukkaan keseriusannya dalam menangani lalu lintas di daerahnya, yang kedepannya akan semakin membutuhkan perhatian yang serius oleh pemerintah.
Tingginya angka kecelakan lalu lintas di Kabupaten Gianyar dan semakin padatnya lalu lintas menjadi salah satu perhatian khusus pemerintah Kabupaten Gianyar.
Bupati Agung Bharata mengatakan, MoU dilakukan karena banyaknya permasalahan strategis penyelenggaraan transportasi darat seperti keselamatan transportasi jalan, penyediaan transportasi massal, efisiensi penggunaan ruang jalan, pengendalian jumlah sepeda motor dan manajemen angkutan barang.
Selain itu juga menyangkut pencemaran lingkungan serta konservasi energi dan kerusakan jalanan akibat kelebihan kapasitas yang memerlukan dukungan tenaga ahli.
"Kami kedepan sangat membutuhkan tenaga ahli, nanti setelah sekolah di STTD, putra putri daerah dikembalikan lagi untuk membangun Gianyar di bidang transportasi,"jelas Bupati Agung Bharata.
Dengan adanya SDM yang andal, diharapkan transportasi di berbagai daerah khususnya di Kabupaten Gianyar dapat teratasi, karena mempunyai SDM yang mengerti dan berkualitas, untuk mengatasi masalah-masalah transportasi tersebut harus ada sarana prasarana yang tersedia memadai, peningkatan kualitas SDM transportasi dalam penyelenggaraan transportasi, dan regulasi.
Kepala Sekolah Tinggi Transportasi Darat. (STTD), Zulmafendi mengatakan penandatanganan MOU bertujuan untuk memperkuat berbagai kegiatan transportasi darat di Kabupaten Gianyar.
Hal itu merupakan bagian tugas dari Dinas Perhubungan sekaligus nantinya putra-putri Kabupaten Gianyar setelah tamat SMA dan sederajat bisa melanjutkan ke STTD yang merupakan sekolah kedinasan, dan otomatis setelah lulus langsung mejadi PNS dan ditempatkan di Kabupaten Gianyar.
Selain itu Zulmafendi juga sangat mengapresiasi pemerintah Kabupaten Gianyar yang berkenan melakukan MoU dengan STTD untuk meningkatkan SDM erhubungan darat dan merupakan langkah yang sangat baik dilakukan karena padatnya lalu lintas di Indonesia. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Putu Artayasa: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.