Denpasar (Antara Bali) - Penumpang angkutan laut dari Bali ke berbagai daerah tujuan di Indonesia sebanyak 165.692 orang selama Maret 2016 atau turun 13,28 persen dibandingkan bulan sebelumnya (Februari 2016) sebanyak 191.062 orang.

"Namun untuk angkutan barang pada kurun waktu yang sama justru meningkat sebesar 13,35 persen, dari 99.558 ton pada Februari 2016 menjadi 112.852 ton pada Maret 2016," kata Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Nyoman Subadri, di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan, penurunan jumlah penumpang jalur laut dari Bali ke berbagai daerah di Tanah Air itu dipicu oleh menurun jumlah penumpang di Pelabuhan Benoa Kota Denpasar.

Penumpang angkutan laut pada bulan Maret 2016 dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Februari 2016) melalui Pelabuhan Benoa menurun sebesar 59,28 persen.

Sebaliknya jumlah penumpang angkutan laut dari pelabuhan di luar Benoa, Denpasar mengalami peningkatan sebesar 1,72 persen.

Nyoman Subadri menambahkan, untuk angkutan barang secara umum mengalami peningkatan sebesar 13,35 persen melalui Pelabuhan Laut Benoa naik 67,63 persen dan pelabuhan selain Benoa juga meningkat 11,90 persen.

Bali memiliki lima buah pelabuhan laut yang terdiri atas Pelabuhan Gilimanuk (Bali barat) yang menghubungkan dengan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dan Pelabuhan Padangbai (Bali timur) yang menghubungkan dengan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, juga Pelabuhan Benoa, Denpasar yang berfungsi untuk pelabuhan penumpang ke berbagai daerah tujuan Indonesia timur, selain pelabuhan wisata dan pelabuhan perikanan.

Begitu pula Pelabuhan Celukan Bawang di Kabupaten Buleleng, Bali utara yang berfungsi sebagai pelabuhan angkutan barang, di samping Pelabuhan Nusa Penida yang khusus melayani penyeberangan lokal di Bali.

Pelabuhan Benoa, Denpasar juga sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara dengan menggunakan kapal pesiar.

Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali selama tiga bulan periode Januari-Maret 2016 sebanyak 1.090.449 orang, 24.984 orang di antaranya melalui pelabuhan laut.

Sedangkan sebagian besar yakni mencapai 1.065.456 orang di antaranya melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat udara yang terbang langsung dari negaranya, ujar Nyoman Subadri. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Ketut Sutika
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026