Denpasar (ANTARA) - BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Denpasar menyebutkan diskon harga tiket kapal laut berhasil mendongkrak jumlah pemudik hingga 13,7 persen selama periode pos koordinasi angkutan Lebaran 2026.

“Diskon tiket memberi pengaruh besar meningkatkan jumlah pemudik,” kata Kepala Pelni Cabang Denpasar Arfah Yusuf di Denpasar, Bali, Senin.

Ia mencatat jumlah penumpang yang berangkat pada periode angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13-30 Maret mencapai 3.304 orang.

Jumlah itu mengalami kenaikan 13,7 persen dibandingkan periode sama 2025 mencapai 2.906 orang.

Sedangkan jumlah penumpang yang tiba di Benoa juga naik 16,3 persen dari 1.597 orang pada 2025 menjadi 1.858 orang pada angkutan Lebaran 2026.

Selain karena diskon tiket kapal laut, Arfah menambahkan kapasitas yang ditingkatkan sebesar 50 persen serta libur yang lebih panjang memberi ruang dan waktu lebih besar kepada pemudik.

Kemudian, lanjut dia, ketepatan waktu layanan diperkirakan juga mendorong peningkatan jumlah pemudik meski angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Benoa Denpasar dilayani tiga armada kapal motor (KM) yakni KM Tilongkabila, Awu dan Binaiya.

Sedangkan satu armada lainnya selama arus mudik dan balik 2026 diperbantukan di wilayah lain yang lebih padat.

Sebagian besar rute arus mudik dan balik yang dilayani dari Denpasar, Bali menuju destinasi yakni Surabaya dan beberapa titik di Nusa Tenggara Barat yakni Lembar dan Bima.

Masing-masing KM itu memiliki kapasitas 1.000 orang penumpang dan ditambah 50 persen selama periode angkutan Lebaran 2026.

Pemerintah sebelumnya memberlakukan diskon tiket transportasi dengan potongan harga hingga 30 persen untuk moda kereta api, kapal laut dan jalan tol.

Sedangkan tiket pesawat domestik kelas ekonomi mendapatkan diskon 17-18 persen serta jasa kepelabuhan penyeberangan digratiskan sepenuhnya.



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026