"Bertambah ramai pelancong asal Eropa tersebut berkat promosi pariwisata yang dilancarkan pemerintah bersama pelaku pariwisata, termasuk mengirim misi kesenian ke Eropa secara berkelanjutan," kata pengamat pariwisata Drs Made Sudana, di Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan, meskipun kondisi ekonomi Eropa belum kondusif, namun masyarakat kawasan itu tetap ramai melakukan perjalanan wisata bahkan jumlahnya terus bertambah yang datang ke Bali, mengingat Pulau Dewata ini memiliki daya tarik tersendiri dari kaca mata masyarakat kawasan Eropa.
Sesuai catatan Dinas Pariwisata Bali, pelancong asal Inggris yang berlibur ke Pulau Dewata bertambah hingga 56,41 persen, angka yang cukup signifikan dibandingkan dengan negara lainnya dalam kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini.
"Ini hal yang menggembirakan bagi dunia parwisata Bali dalam pertumbuhan ekonomi yang masih belum kondusif saat ini, tetapi turis dari Kerajaan Inggris bertambah banyak datang melakukan perjalanan wisata ke Bali," ujar Made Sudana lagi. (ADT)
Pewarta: I Ketut SutikaUploader : I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026