Denpasar (Antara Bali) - Denpasar Festival ke-3 yang mengangkat tema "Buana Citra Kara" akan digelar 28-31 Desember 2010.

Ketua Umum Denpasar Festival ke-3, Anak Agung Putu Suwetja di Denpasar, Senin mengatakan, kegiatan itu akan menampilkan berbagai kegiatan, di antaranya festival kuliner Indonesia, "floricultural", "great sale", ruang informasi dan layanan publik serta diakhir acara prosesi "Melepas Matahari 2010".

"Kegiatan tahun ini bertema 'Buana Citra Kara' yang bermakna ranah bertabur kreasi dan prestasi," kata Suwedja didampingi Kadis Pariwisata Denpasar Putu Budiasa.

Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Pemkot Denpasar, IGN Eddy Mulya mengatakan, kegiatan tersebut sebelumnya dimaknai sebagai wahana untuk menyuguhkan serbaneka produk dan budaya unggulan.

Namun sekarang, kata dia, lebih didorong ke wilayah pemaknaan akan karakter dan jati diri yang melandasi dalam ruang kreasi, apresiasi maupun prestasi serta eksistensinya dapat dijadikan sebagai aset sekaligus pemicu pengembangan destinasi pariwisata Denpasar.         

"Untuk itu kami harapkan masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) serta komponen masyarakat yang terlibat didalamnya agar lebih intensif melakukan koordinasi," katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya mengharapkan kepada panitia agar melakukan inovasi dalam penyajian isi dari pameran yang diselenggarakan di pengujung tahun ini.

"Tampilkan inovasi baru sehingga tidak terkesan monotun dari tahun ke tahun," kata Eddy Mulya. 

Sementara itu, Kadis Pariwisata Denpasar Putu Budiasa mengatakan, kegiatan tahunan ini sebagai inisiatif dan langkah strategis untuk mendapat dukungan positif dari masyarakat.

"Kita sadari Denpasar Festival merupakan pengejawantahan dari semangat Kota Denpasar untuk menjadikan dirinya sebagai sebuah kota kreatif berbasis budaya unggulan," katanya.

Selain itu, menurut Budiasa festival ini merupakan perwujudan dari kerja sama erat masyarakat dan pemerintah, sebuah sinergi antara konsep pembangunan dari pemerintah dengan inisiatif dari warga guna menciptakan sebuah keseimbangan dalam perubahan.

"Melalui kegiatan ini mampu menonjolkan kreativitas warga baik melalui seni budaya maupun kreativitas lainnya," katanya.(*)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026