Denpasar (Antara Bali) - Sebanyak 112 kadet atau taruna Akademi Angkatan Laut Surabaya mengunjungi sejumlah pejabat di Denpasar, seperti pangdam, gubernur, wali kota dan komandan pangkalan TNI AL setempat.

Siaran pers AAL yang diterima ANTARA di Denpasar, Selasa menyebutkan, para kadet tingkat dua dikomandani Letkol Laut (P) Eddy Tarjono itu sedang mengikuti Pelayaran Jalasesya dengan menyinggahi sejumlah pelabuhan di berbagai daerah di Indonesia.

Mereka yang berlayar menggunakan KRI Teluk Penyu-513 itu menemui Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Rachmat Budiyanto, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Wali Kota Denpasar IB Rai Mantra serta Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Benoa Kolonel Laut (P) I Wayan Suarjaya.

Selama berada di Bali, mereka mengadakan sejumlah kegiatan olahraga bersama, seperti pertandingan voli dan futsal bersama dengan anggota Lanal Benoa dan masyarakat setempat.

Satgas tersebut juga memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kapal perang yang dimiliki TNI AL dengan mengundang masyarakat masuk ke KRI Teluk Penyu.

Tugas Jalasesya itu merupakan latihan pelayaran bagi kadet tingkat dua AAL yang bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan navigasi dasar, kebaharian, keselamatan jiwa di laut, pengenalan kapal serta pengetahuan tentang kehidupan di laut.

Gubernur AAL Laksma TNI Ade Supandi mengatakan, selain sebagai sarana praktek, latihan Jalasesya juga memiliki fungsi diplomasi bagi bangsa Indonesia untuk menyatakan keberadaan TNI Angkatan Laut, khususnya Akademi Angkatan Laut.

"AAL senantiasa ikut berperan aktif dalam menyelenggarakan pendidikan bagi calon perwira TNI AL di masa yang akan datang. Karena itu Pelayaran Jalasesya ini sekaligus media promosi di daerah untuk menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa TNI AL terus berkembang dalam memupuk kemampuannya sebagai pengawal wilayah laut Indonesia," katanya.

Rombongan kadet yang juga diikuti oleh Sekretaris Lembaga AAL Kolonel Laut (S) Wachid itu tiba di Bali, Minggu (14/11) dan Selasa ini melanjutkan pelayaran untuk kembali ke markasnya di Surabaya. (*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026