Gianyar (Antara Bali) - Jajaran Polres Gianyar segera melakukan pemeriksaan terhadap Ni Putu Ayu Adiana yang merupakan pacar M Fausi, narapidana asal Jember, Jawa Timur membobol flapon gudang dan berhasil kabur melalui genteng atap gudang Rutan Gianyar, namun berhasil tertangkap kembali oleh jajaran Kepolisian Gianyar.

"Kami akan melakukan pemeriksaan kepada Ni Putu Ayu Adiana, untuk mengetahui secara pasti apakah Ayu ini sengaja menjemput untuk meloloskan Fausi atau memang terlibat untuk meloloskan," kata Kapolres Gianyar, AKPB Farman, Senin.

Ia mengatakan, tidak hanya memeriksa Ayu Adiana, oknum petugas Rutan juga akan diperiksa untuk mengetahui secara pasti soal pemberian telepon genggam (HP) kepada Fausi.

M.Fausi tertangkap kembali di Hotel Papin kamar B3 Sitobondo, Jawa Timur saat bersama dua orang pacarnya yakni Ida (18) asal Surabaya dan Ni Putu Ayu Adiana (18) asal Klungkung pada hari Jumat (6/11) malam.

Anehnya saat tertangkap gadis asal Klungkung yang dikencani terkesan lunglai dan tidak ingat begitu jelas akan apa yang menimpa dirinya.

Padahal, Ni Putu Ayu Adiana yang menjemput pelaku ke Rutan Gianyar kemudian kabur ke Pulau Jawa. Dan perkenalan antara Fauzi dan Ayu ini juga kesannya aneh hanya lewat jejaring sosial (Facebook). Perkenalan itu dilakukan melalui jeruji besi Rutan Gianyar.

Berdarakan hasil rekaman CCTV yang dipasang di Rutan Gianyar, narapidana Fauzi dalam kasus pencurian dengan TKP di Ubud itu mendapat tugas memasak dan masuk gudang Sabtu (31/10) sekitar pukul 02.36 Wita.

Kaburnya penghuni Rutan klas II itu langsung petugas Rutan Gianyar menyebarkan timnya untuk melakukan pencarian ke sejumlah tempat seperti di Terminal Batubulan, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai dan sejumlah tempat yang dicurigai disinggahinya.

Kepala Rutan Gianyar, Putu Astawa mengatakan M Fausi narapidana kasus pencurian di Ubud, masuk Rutan Gianyar sejak 8 Januari 2015 dengan hukuman dua tahun 6 bulan.

Buruh bangunan ini juga sudah mendapat remisi 17 Agustus 2015 lalu potongan 75 hari dan M Fausi bebas pada 13 Mei 2017 mendatang.

Dikatakan saat kejadian napi M Fausi mendapat tugas untuk memasak. Hasil rekaman CCTV, M Fausi masuk gudang sekitar pukul 02.36 Wita, namun pria ini tak keluar-keluar dari gudang.

Setelah diperiksa petugas flopon gudang dibobol kemudian dia keluar dengan membuka genteng di atas gudang yang ada disebelah selatan.

Mengetahui salah seorang penghuni Rutan kabur, petugas kemudian secepatnya melakukan koordinasi menghubungi sesama Rutan seperti yang ada di Negara dan Karangasem.

Untuk mengantisipasi di Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padangbai, Petugas Rutan Gianyar secepatnya melaporkan kasus ini ke Mapolres Gianyar.  (WDY)

Pewarta: Pewarta: Artayasa
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026