"Data diambil dari penjual tiket masuk pada objek wisata yang terletak di Kecamatan Kubutambahan itu," kata Kepala Seksi Analisa Pasar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Made Sukartana di Singaraja, Sabtu.
Ia menjelaskan, dari data tersebut, sebayak 12.355 orang merupakan wisatawan domestik dan 1.250 wisatawan dari berbagai negara di dunia.
"Secara umum, jumlah kunjungan wisatawan masih didominasi wisatan nusantara (domestik), hanya sekitar 10 persen saja berasal dari luar negeri," jelasnya.
Dikatakan, jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) mendatangi objek wisata berjarak sekitar 30 kilometer arah Timur Kota Singaraja itu masih didominasi wisatawan asal Eropa dan Australia.
"Perancis menjadi negara penyumbang terbesar wisman ke Air Sanih yakni mencapai 222 orang, disusul Belanda sebanyak 171 orang dan diposisi ketika Jerman mencapai 120 orang," kata dia.
Untuk meningkatkan kunjungan para penikmat wisata ke daerah itu, Sukartana memaparkan, pihak pengelola bersama Pemkab Buleleng telah merenovasi beberapa bagian kolam, terutama di daerah kolam sebelah Barat.
"Saat ini Air Sanih memiliki kolam arus, dapat dinikmati kalangan anak anak karena kolamnya tidak terlalu dalam, sehingga tidak membahayakan," kata dia.
Sementara itu, pada wisatawan menyukai salah satu objek wisata andalan di Bali Utara itu karena memiliki air kolam alami berasal dari sumber air yang berada di pinggir laut.
Bukan hanya itu saja, beberapa kalangan meyakini Objek Wisata Air Sanih dapat menyucikan karena merupakan sumber air alam bersumber dari mata air suci. (KUN)
Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi PurnomoUploader : I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.