Pada babak pertama kedua tim terus memberikan tekanan ke jantung pertahanan masing-masing. Namun, hingga pluit babak pertama berakhir skor tetap imbang 0-0.
Kemudian, pada babak kedua Mitra Kukar meningkatkan serangan ke gawang Persita Tanggerang yang dijaga Usman Pribadi. Namun, tidak ada satu gol tercipta hingga wasit Iwan Sukoco meniup pluit panjang.
Dengan bermain itu, tim asuhan pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra hanya mampu meraih peringkat kedua klasemen dengan mengemas satu poin yang diikuti Persita Tanggerang di posisi ketiga dengan raihan satu poin.
Sedangkan peringkat pertama diraih tim tuan rumah Bali United yang meraih tiga poin setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-0.
"Skor imbang ini menunjukan kedua tim sama-sama bermain `all out` yang terus memberikan perlawanan," ujar pelatih Persita Tanggerang Bambang Nurdiansah usai pertandingan.
Ia mengakui, permainan Mitra Kukar cukup baik dan memiliki semangat yang kuat dan terus memberikan perlawanan dalam laga itu."Dalam pertandingan nanti akan bermain lebih baik lagi untuk memetik poin penuh saat melawan Persija Jakarta pada Senin (7/9) nanti," ujarnya.
Sementara itu, pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra mengakui dalam laga ini cukup memuaskan. Namun, akan mengevaluasi pemain belakang agar lebih kompak lagi.
"Ada beberapa aspek yang kita benahi yakni kebugaran pemain. Namun, dalam laga nanti kita berharap memenangkan laga berikutnya saat menghadapi Bali United pada Kamis (3/9)nanti," katanya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made SuryaEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.