"Ribuan warga tidak memiliki E-KTP tersebut akibat berbagai faktor antara lain stok blanko E-KTP kini sedang kosong," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar, Nyoman Gede Narendra, Selasa.
Ia mengatakan, kekosongan blanko E KTP ini sudah terjadi sejak bulan April 2015 lalu. Mengenai kosong blanko sudah dilaporkan ke pemerintah pusat namun belum ada tindakan lebih lanjut dari Kementerian Dalam Negeri.
"Pemerintah belum bisa memberikan kepastian kapan blanko E KTP bisa dikirim," ujar Nyoman Gede Narendra.
Ia menambahkan, jumlah masyarakat yang sudah terdaftar dalam pembuatan E KTP di Kota Denpasar sebanyak 45 ribu orang.
"Dari jumlah itu, 30.000 orang di antaranya telah mendapatkan E KTP, dan sebanyak 15 ribu warga lainnya hingga saat ini belum mendapatkan E KTP karena masalah teknis yakni kekurangan blanko," ucap Nyoman Gede Narendra.
Gede Narendra menyebutkan, data penduduk kota Denpasar sampai saat ini tercatat 846.200 jiwa, dengan jumlah penduduk jenis kelamin wanita sebanyak 414.200 dan jumlah penduduk laki-laki berjumlah 423.000 jiwa. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Pande Yudha: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.