"Saat ini Gianyar butuh 'marketing force' yang kuat sehingga kue pariwisata tidak hanya didominasi satu tempat seperti wilayah Ubud misalnya," kata pemerhati pariwisata Kabupaten Gianyar, Dewa Rai Budiasa, Kamis.
Ia mengatakan selama ini wisatawan tidak tahu kalau wilayah Ubud adalah bagian daripada Kabupaten Gianyar, hal ini membuktikan pemasaran pariwisata yang masih lemah.
Dengan adanya kekuatan pemasaran yang handal, Kabupaten Gianyar bisa dikemas secara menyeluruh utamanya soal potensi yang dimiliki masing-masing kecamatan.
Ia mengatakan, dengan masing-masing potensi yang dimiliki dikemas dengan baik, secara otomatis pemerataan pariwisata itu akan ada. Kalau dana untuk menghimpun kekuatan pemasaran itu besar, namun jika niat untuk memeratakan pembangunan pariwisata itu ada tidak masalah.
"Kalau sudah ada keinginan pasti hal itu bisa dilakukan," ujarnya.
Sementara Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati telah membagi lima zona pembangunan Kabupaten Gianyar.
Pembagian zona ini akan dilakukan untuk pengembangan sekaligus pemerataan pariwisata di Kabupaten Gianyar. Menurutnya adapun pembagian zona itu diantaranya untuk zona Payangan bakal dibangun wisata agrowisata, zona Kecamatan Ubud, Tampaksiring dan Tegallalang wisata seni, budaya dan benda bersejarah.
Kecamatan Blahbatuh dan Gianyar dikembangkan sarana olahraga dan rekreasi serta Kecamatan Sukawati dikembangan sebagai wisata menjual kerajinan tangan.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026