"Jumlahnya menurun sebanyak 243 dari tahun lalu mencapai 643 orang veteran, penurunan disebabkan banyak veteran telah tutup usia sepanjang 2014-2015," kata Sekretaris Markas Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Buleleng, Gde Dharna di Singaraja, Selasa.
Ia mengatakan, di Buleleng, ada lima golongan veteran mulai dari golongan A, B, C, D sampai El, pembagian golongan ini sesuai tugas-tugasnya selama berjuang dan lamanya proses perjuangan.
Mengenai jumlah tiap golongan, Dharna menjelaskan, veteran golongan A, B, dan C sudah semakin sedikit, bahkan, golongan A sudah tidak ada, paling banyak tersisa adalah golongan D dan E.
Ia melanjutkan, veteran-veteran yang ada setiap bulannya mendapatkan tunjangan dari pemerintah sesuai golongannya masing-masing, jadi tidak semua veteran mendapatkan jatah sama," kata dia.
Selain itu, ketika veteran meninggal, keluarga veteran bersangkutan berhak mendapatkan santunan dari Gubernur Bali, jumlah santunan sebesar Rp10 juta.
Selain mendapatkan santunan, para pejuang di masa lampau itu biasanya mendapatkan upacara/prosesi secara militer yang merupakan suatu penghormatan terakhir kepada veteran bersangkutan.
Sementara itu, Dharna berharap generasi muda saat ini dapat meneruskan perjuangan-perjuangan para veteran, namun, tidak dengan berjuang menggunakan senjata, tetapi berkarya sesuai kemampuannya untuk membawa nama bangsa, khusunya Bali.
"Sekarang semua bisa berkarya sesuai dengan apa yang disukai, banyak cara untuk membawa nama bangsa seperti dengan pendidikan dan pengetahuan, pengabdian pada masyarakat kurang mampu," kata dia. (WDY)
: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.