Humas Stikom Bali Rahman Sabon Nama di Denpasar, Minggu, menjelaskan MGBK Banyuwangi yang menghimpun guru bimbingan dan konseling (BK) SMA/SMK negeri dan swasta seluruhnya beranggotakan 152 orang.
Ia mengatakan kunjungan para guru BK se Banyuwangi, Jatim, untuk melihat dari dekat kondisi kampus yang khusus menampung mahasiswa kelas internasional dan mendapat penjelasan dari penanggungjawab STIKOM Bali Jimbaran, Andi Antono, SE, MBA.
Andi Antono menjelaskan STIKOM Bali Jimbaran siap memulai kuliah perdana pada awal September 2015 untuk program reguler dan internasional.
Ia mengharapkan bantuan para guru BK itu untuk mengarahkan anak didiknya mengambil kelas internasional, karena STIKOM Bali Jimbaran sudah menandatangani kerja sama dengan Help University Kuala Lumpur, Malaysia, untuk program Bachelor of IT (BIT).
Banyuwangi, Jatim, yang bertetangga dengan Bali nantinya juga akan bersentuhan dengan orang asing begitu pasar bebas ASEAN (MEA) mulai diterapkan 30 Desember 2015.
Oleh sebab itu, perlu upaya mempersiapkan dengan mencetak SDM yang berkemampuan global, STIKOM Bali adalah tempatnya, sehingga tidak perlu kuliah ke luar negeri, cukup nyeberang ke Bali.
"Kuliah selama tiga tahun di sini, wisudanya di Kuala Lumpur," jelas Andi Antono.
Rombongan dari kampus Stikom Jimbaran menuju Kampus Stikom Bali di Renon Denpasar guna melihat dari dekat sarana dan prasarana pendukung yang dimiliki kampus ICT.
Anggota rombongan sempat menyaksikan hasil karya mahasiswa berupa robot pemantau ruangan dan robot pemadam kebakaran.
Ketua MGBK Banyuwangi Drs Siyono mengatakan kunjungannya sangat bermanfaat karena membuka wawasan tentang perguruan tinggi Information and Comunication Technology (ICT).
"Ini sebagai bekal kami dalam mengarahkan siswa-siswi kelas 12 untuk melanjutkan pendidikan di STIKOM Bali Jimbaran," ujar Siyono.
Menurut Siyono, meski pengumuman kelulusan sudah dilakukan, masih ada waktu dua minggu ke depan bagi siswa siswi kelas 12 menyelesaikan administrasi di sekolah masing-masing.
"Kesempatan itu kami manfaatkan untuk mengarahkan mereka. Jadi bagi kami tidak ada istilah terlambat, kami bisa mendorong anak-anak kuliah di Stikom Bali Jimbaran," ujarnya. (WDY)
Pewarta: Oleh I Ketut Sutika: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026