Nusa Dua (Antara Bali) - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mendukung penyelenggaraan Nusa Dua Fiesta 2010 sebagai salah satu bentuk promosi Bali dan Indonesia, dengan harapan mampu mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan dari berbagai negara.

"Dukungan tersebut mengingat penyelenggaraan Nusa Dua Fiesta dinilai berpotensi besar memberikan pencitraan yang baik bagi Bali dan pariwisata Indonesia," kata Direktur Utama PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC) I Made Mandra, Jumat.

Kementerian Budpar, katanya, memberikan dukungan penuh kepada PT BDTC sebagai salah satu BUMN yang mengelola pariwisata kawasan Nusa Dua untuk menggelar festival yang dijadwalkan berlangsung 15-19 Oktober mendatang.

Menbudpar Jero Wacik menyatakan, promosi pariwisata melalui festival tahunan yang dipusatkan di Pulau Peninsula itu penting, mengingat Nusa Dua semula merupakan kawasan terpencil di ujung selatan Pulau Bali.

"Kita perlu promosi besar-besaran untuk pencitraan yang lebih baik tentang pariwisata Bali dan Indonesia, termasuk Nusa Dua," katanya saat menerima pimpinan PT BTDC/panitia kegiatan tersebut.

Nusa Dua Fiesta merupakan rangkaian kegiatan promosi melalui seni pertunjukan, budaya, olahraga, musik dan pameran.

Festival tahun ini mengangkat tema khusus "Green Tourism", yang diharapkan mampu mengingatkan semua pihak terhadap pentingnya pelestarian lingkungan untuk keberlangsungan pariwisata di Bali.

Made Mandra menjelaskan, Nusa Dua Fiesta 2010 tidak hanya untuk mempromosikan Nusa Dua, tetapi juga mencerminkan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.

"Hal itu telah diakui dunia, sehingga Nusa Dua merupakan kawasan pertama yang memperoleh sertifikat Green Globe Award yang disahkan oleh PBB," katanya.

Pihaknya juga telah bekerja sama dengan sejumlah investor yang membangun condotel dan fasilitas khusus konvensi di atas lahan seluas tujuh hektare sebagai bagian dari infrastruktur Bali.

"Kami berharap kegiatan Nusa Dua Fiesta nanti mampu meningkatkan citra positif pariwisata Bali kepada dunia," katanya.

Pihaknya menyatakan tidak menargetkan acara itu dari sisi "penjualan atau sales" tapi lebih ke arah pencitraan dan promosi wisata.

Pada festival tersebut akan digelar program peduli lingkungan "Green Camp" yang melibatkan anak-anak sekolah untuk melakukan "beach clean up" atau pembersihan di sepanjang Pantai Nusa Dua.

Kemudian kegiatan pengetahuan mengenai eco-tourism, kepedulian terhadap sampah plastik, penanaman terumbu karang, kegiatan penghijauan, dan kegiatan olahraga bola voli, biliar, kriket, turnamen golf, dan Bali International Marathon.

Festival dirangkai dengan kegiatan Hotel's Day, Family Day, dan Fun Game berupa kompetisi Bali Culinary Chalenge 2010 yang melombakan jenis masakan tradisional khas Bali.

Kegiatan itu diikuti oleh anggota Indonesian Chef Association, Rock Salt Sculpture Exhibition, hingga pergelaran lomba merias pengantin yang akan dicatatkan dalam rekor Muri.(*)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026