Negara (Antara Bali) - Bupati Jembrana, I Putu Artha, Minggu (11/1), sekitar pukul 22.00 wita terserang stroke sehingga dilarikan ke RSU Sanglah, Denpasar.

"Kondisi Pak Bupati stabil dan makin membaik. Mohon doanya, agar bisa cepat pulih dan beraktivitas kembali," kata Kepala Bagian Humas Pemkab Jembrana, Made Budiarta, saat dikonfirmasi Senin sore.

Stabilnya kondisi Artha setelah dirawat di RSU Sanglah juga disampaikan Sekkab Jembrana, Gede Gunadnya, Asisten I Setda Jembrana, Made Sudiada serta Kepala Dinas Kesehatan, dr Putu Suast MKes.

Gunadnya mengatakan, jalannya pemerintahan di Pemkab Jembrana tidak terganggu, dan berjalan seperti biasa meskipun bupatinya sedang sakit.

"Pelayanan di Pemkab Jembrana tetap berjalan seperti biasa. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat, agar Pak Bupati cepat sembuh," katanya.

Dari berbagai informasi yang dikumpulkan menyebutkan, Artha terserang stroke saat di kamar mandi, usai bersantap malam dengan istrinya.

Sebelumnya saat siang ia berada di Denpasar, dan sempat bertemu dengan anggota DPRD Jembrana yang sedang bertugas disana.

Saat diketahui jatuh di dalam kamar mandi, ia langsung dibawa dengan ambulans Puskesmas rawat inap Kecamatan Melaya, yang berdekatan dengan rumahnya.

Sesampainya di RSU Negara, setelah mendapatkan pertolongan medis, ia langsung dibawa ke RSU Sanglah dalam kedaaan tidak sadarkan diri, dengan diikuti beberapa pejabat.

"Selama perjalanan ke RSU Sanglah, saya terus pantau kondisinya. Dalam perjalanan Pak Bupati sempat sadarkan diri, dan kondisinya makin bagus saat sampai disana," kata Suasta.

Ia mengaku sempat melakukan komunikasi dengan dokter spesialias yang merawat Artha di ICU, dan mendapatkan penjelasan, dari pemeriksaan awal, stroke yang menyerang tersebut tidak menyebabkan dampak yang fatal.(GBI)

Pewarta: Oleh Gembong Ismadi
: Gembong Ismadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026