Negara (Antara Bali) - Cuaca buruk di Selat Bali mengancam warga yang hendak mudik lebaran lewat Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.
"Mudah-mudahan saat arus mudik, cuaca di Selat Bali bagus, sehingga kami tidak sampai menutup pelabuhan. Karena kalau cuaca memburuk, meskipun bertepatan arus mudik, pelayaran di Selat Bali tetap akan kami tutup, untuk keselamatan penumpang," kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Gilimanuk, Wahyudi Susianto, Selasa.
Ia mengatakan, untuk memantau cuaca di selat yang menghubungkan Bali dan Jawa tersebut, pihaknya terus mendapatkan prakiraan cuaca terbaru dari BMKG.
Yang terbaru, katanya, untuk cuaca ekstrem yang berdampak pada penutupan pelabuhan hari Senin (15/7) lalu, menurut prakiraan BMKG akan berlangsung selama satu minggu.
"Kalau satu minggu dari kemarin, saat arus mudik nanti cuaca buruk sudah berlalu. Meski begitu, kami akan tetap pantau ketat," ujarnya.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.