Angka itu meningkat 52,51 persen dibanding bulan sebelumnya tercatat 3,96 juta dolar AS, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Panasunan Siregar di Denpasar, Selasa.
Ia mengatakan, aneka jenis patung dalam berbagai bentuk dan ukuran hasil sentuhan tangan-tangan terampil perajin Bali sisanya menembus pasaran Jerman 7,01 persen, Australia 5,54 persen dan Jepang 5,44 persen.
Selain itu juga dikapalkan dengan tujuan ke Singapura 1,04 persen, Tailand 0,36 persen, Jerman 7,01 persen, Hong Kong 0,54 persen, Prancis 2,56 persen, Spanyol 6,06 persen, Inggris 4,89 persen dan 39,22 persen sisanya menembus berbagai negara di belahan dunia.
Panasunan Siregar menambahkan, kerajinan patung yang menembus pasaran luar negeri itu sebagian besar digeluti para perajin dan seniman di daerah pedesaan gudang seni Kabupaten Gianyar.
Sejumlah desa lainnya di Kabupaten Badung, Klungkung dan Tabanan juga mulai mengembangkan kerajinan patung atau kerajinan berbahan baku dari kayu, namun belum berhasil menembus pasaran ekspor, masih berorientasi pasaran lokal. (ADT)
Pewarta: Oleh I Ketut Sutika: I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.