"Dari 12 siswa SMP yang tidak lulus UN, terbanyak disumbang Kabupaten Klungkung yakni tujuh siswa, Kabupaten Karangasem dua siswa, dan masing-masing satu siswa tidak lulus dari Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana dan Tabanan," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Tjokorda Istri Agung (TIA) Kusuma Wardhani, di Denpasar, Jumat.
Menurut dia, meskipun ada 12 siswa yang tidak lulus UN SMP, tetapi tingkat kelulusan UN tahun ini tertinggi dibandingkan dengan pelaksanaan UN selama lima tahun terakhir.
"Dari 60.075 siswa SMP yang mengikuti UN di Bali, dengan 12 siswa yang tidak lulus itu artinya tingkat kelulusan UN tahun ini 99,98 persen atau dengan kata lain yang tidak lulus hanya 0,02 persen," ujarnya.
Ia mengemukakan, ketidaklulusan tertinggi terjadi pada UN SMP tahun lalu yakni sebanyak 230 siswa, sedangkan pada tahun pelajaran 2011/2012 yang tidak lulus 145 siswa, tahun pelajaran 2010/2011 sebanyak 38 siswa, dan tahun pelajaran 2009/2010 ada 19 siswa yang tidak lulus UN SMP.
"Kami sudah mengimbau Disdikpora Kabupaten/Kota untuk mendampingi apakah 12 siswa yang tidak lulus akan mengulang penuh ke kelas IX ataupun mengikuti UN Program Paket B," kata TIA.
UN tahun ini mengujikan empat mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA. Berdasarkan jumlah nilai rata-rata UN, peringkat tiga besar sekolah yang mendapat nilai tertinggi yakni SMPN 3 Denpasar dengan nilai rata-rata (36,48), SMPN 10 Denpasar (36,18), dan SMPN 1 Denpasar (36,12).
Sedangkan siswa SMP peraih tiga besar yang memperoleh jumlah nilai UN murni tertinggi yakni peringkat pertama dipegang Luh Ayu Nanamy KES dan Muhammad Iqbal Galih Widiyana sama-sama dari SMPN 1 Kuta, Badung dengan mengantongi jumlah nilai sama 39,40.
Untuk ranking kedua terbaik, diraih oleh AA Arumi Jayanti Kusumasari (SMPN 1 Denpasar), Albertus Gagas Pradana Dian Nugraha (SMPN 3 Denpasar), I Putu Satya Ariwinata (SMPN 7 Denpasar) dengan jumlah nilai sama-sama 39,15, serta peringkat ketiga diraih oleh Putu Cantika Jenise Asri Masta (SMPN 1 Denpasar) dengan jumlah nilai 39,10.
Di sisi lain, dari 635 orang yang mengikuti UN Program Paket B, ada 13 orang yang tidak lulus yakni di Kota Denpasar (9 orang), Klungkung (2 orang), Karangasem (1 orang), dan Jembrana (1 orang). (WDY)
Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.