Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kota Padang, Edi Asri membenarkan adanya kebakaran di terminal pengisian BBM Pertamina itu.
"Saat ini petugas dengan beberapa unit mobil pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian untuk memadamkan api," katanya.
Ia menjelaskan, Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD Padang belum mengetahui penyebab terbakarnya terminal pengisian BBM Pertamina tersebut.
"Petugas terus berusaha untuk memadamkan api yang membakar terminal pengisian BBM tersebut," katanya.
Saat ini pihak kepolisian sudah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kebakaran tersebut. "Kami belum tahu berapa kerugian materiil yang dialami akibat kebakaran tersebut," kata Edi Asri.
Sementara itu Epi salah seorang warga Bungus menyatakan dari kejahuan terlihat asap hitam yang membumbung tinggi.
"Diperkirakan ketinggian asap hitam tersebut lebih dari 15 meter," katanya.
Ia menjelaskan saat ini beberapa warga Kota Padang merasa khawatir akan kehabisan bahan bakar akibat terbakarnya terminal pengisian BMM Pertamina tersebut
"Warga mulai mengisi bahan bakar kendaraan di SPBU yang ada," ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, kebakaran terminal pengisian tersebut diduga dari sebuah genset untuk pompa minyak ke mobil.
Hingga saat ini petugas dari Damkar dan BPBD Padang masih berupaya memadamkan api yang membakar terminal pengisian BBM Pertamina tersebut. (WDY)
Pewarta: Oleh Derizon Yazid: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.