Harga Emas Naik karena Dolar Melemah

  • Rabu, 9 April 2014 13:37 WIB
Harga Emas Naik karena Dolar Melemah
Seorang petugas memperlihatkan logam emas batangan di Perum Pegadaian Tugu Kulon, DI Yogyakarta. (ANTARA/ Wahyu Putro A/wdy/14)
Chicago (Antara Bali) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik ke posisi tertinggi dua pekan pada Selasa (Rabu pagi WIB), didukung oleh melemahnya dolar AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 10,8 dolar AS atau 0,83 persen, menjadi menetap di 1.309,1 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Selain dolar yang lemah, ketegangan situasi di Ukraina juga menambahkan minat membeli "safe-haven" pada emas.

Investor juga menunggu risalah pertemuan terakhir Federal Reserve, yang akan dirilis pada Rabu waktu setempat.

Perak untuk pengiriman Mei, naik 15 sen atau 0,75 persen, menjadi ditutup pada 20,057 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli, naik 13,9 dolar atau 0,97 persen, menjadi ditutup pada 1.441,7 dolar AS per ounce.

Penerjemah: Apep Suhendar



Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026



Berita Terkait